Halo Warga Pulau Rakyat, Sahabat Tani, dan Pemerhati Kesejahteraan Desa!
Di tengah tantangan global, kedaulatan pangan adalah kunci utama stabilitas negara. Dan kunci itu sedang digenggam erat oleh masyarakat Desa Baru, yang baru saja merayakan keberhasilan program Ketahanan Pangan desa.
Pada hari Rabu, 19 November 2025, Desa Baru menjadi tuan rumah bagi Panen Raya Ketahanan Pangan! Acara ini adalah bukti nyata keberhasilan program desa dalam memperkuat ketersediaan pangan lokal dan menjadi benchmark bagi wilayah lain.
🤝 Sinergi Penuh: Pilar Penggerak Swasembada
Keberhasilan panen ini tak lepas dari kolaborasi apik yang dihadiri oleh:
Ibu Sekretaris Camat Pulau Rakyat, yang mewakili dukungan kebijakan dari kecamatan.
Anggota Polsek Pulo Raja dan Babinsa, yang menjaga stabilitas dan memberikan pendampingan di lapangan.
Kepala Desa Baru beserta perangkat desa, yang memimpin pelaksanaan program di tingkat akar rumput.
Kegiatan diawali dengan laporan Kepala Desa mengenai capaian program, dilanjutkan dengan sambutan Ibu Sekcam yang menyampaikan apresiasi atas kolaborasi dan kerja keras masyarakat dalam meningkatkan produktivitas pertanian.
🎯 Kenapa Fokus pada Pangan Lokal? Menuju Swasembada 2025
Panen raya di Desa Baru ini selaras dengan cita-cita besar negara: Swasembada Ketahanan Pangan Nasional.
Swasembada Pangan Tahun 2025 adalah target pemerintah untuk mencapai kemandirian dalam pemenuhan kebutuhan pangan pokok, mengurangi impor, dan memastikan stabilitas harga pangan.
Desa Baru membuktikan bahwa langkah menuju swasembada harus dimulai dari penguatan basis produksi di level desa. Program Ketahanan Pangan di Desa Baru berfokus pada pemanfaatan lahan secara optimal, seringkali menanam komoditas yang adaptif dan bernilai ekonomi tinggi, seperti jagung.
🌟 Jagung: Pahlawan Multifungsi untuk Keluarga dan Ternak
Jika komoditas yang dipanen adalah jagung (mengingat tren di wilayah tersebut), inilah keunggulannya:
Sumber Pangan Serbaguna: Jagung adalah sumber karbohidrat, serat, dan nutrisi penting untuk keluarga.
Pakan Ternak Vital: Jagung merupakan bahan baku utama pakan unggas dan ternak. Panen yang sukses di Desa Baru menjaga stabilitas harga pakan, yang secara tidak langsung membantu peternak lokal.
Adaptasi Lokal: Jagung mudah dibudidayakan dan cepat panen, menjadikannya pilihan ideal untuk program ketahanan pangan berjangka pendek.
✅ Panen yang Memberi Harapan: Manfaat Langsung Bagi Warga Desa Baru
Panen raya di Desa Baru bukan hanya seremonial, tetapi momentum mempererat sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Manfaatnya dirasakan langsung oleh warga:
Mengamankan Ketersediaan Pangan: Keberhasilan ini secara langsung memperkuat ketersediaan pangan lokal, yang mengurangi kerentanan rumah tangga terhadap gejolak harga pangan di luar.
Tambahan Pendapatan Keluarga: Hasil panen yang melimpah memberikan tambahan pendapatan bagi petani, yang secara signifikan meningkatkan daya beli dan kesejahteraan keluarga.
Pemberdayaan Kolektif: Panen raya ini menjadi bukti keberhasilan kolaborasi dan kerja keras masyarakat, yang menumbuhkan rasa memiliki dan bangga terhadap potensi ekonomi desa sendiri.
Acara ditutup dengan kegiatan panen simbolis di lahan pertanian desa, sebuah penegasan komitmen bersama untuk menjaga ketahanan pangan Desa Baru sebagai wujud nyata dukungan terhadap Swasembada Ketahanan Pangan Nasional.
Mari jadikan Desa Baru inspirasi! Karena setiap butir panen adalah langkah maju menuju Asahan Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan.

