🚀 Merajut Mandiri Pangan: Desa Orika Tunjukkan Kekuatan Lokal dalam Panen Raya Jagung Kuartal IV


Halo Warga Asahan, Pemerhati Pembangunan, dan Keluarga Indonesia yang Hebat!

Ketahanan pangan bukanlah sekadar urusan pemerintah pusat, melainkan tanggung jawab yang diwujudkan di setiap jengkal tanah desa. Di Desa Orika, Kecamatan Pulau Rakyat, komitmen ini diwujudkan melalui suksesnya Panen Raya Jagung Kuartal IV.


Pada hari Selasa, 18 November 2025, Aula Desa Orika menjadi saksi berkumpulnya para pemangku kepentingan, kemudian dilanjutkan dengan peninjauan ke ladang, merayakan keberhasilan swasembada di tingkat lokal.



🤝 Sinergi Penuh: Pilar Penggerak Ketahanan Pangan

Keberhasilan panen di Desa Orika adalah hasil kolaborasi erat berbagai unsur di lini terdepan:

  • Camat Pulau Rakyat dan Staf Pamong Pemerintahan: Memimpin aspek kebijakan dan koordinasi.
  • Kapolsek Pulau Raja beserta jajaran (POLRI) dan Babinsa Koramil 16 Pulau Rakyat (TNI AD): Memberikan pendampingan keamanan, motivasi, dan pendampingan teknis kepada petani.
  • Kepala Desa Orika beserta Perangkat Desa: Sebagai pelaksana utama di lapangan.
  • PKK Desa Orika dan Masyarakat: Sebagai penggerak dan penerima manfaat utama.



🎯 Apa Itu Ketahanan Pangan dan Swasembada 2025?

Ketahanan Pangan adalah kondisi terpenuhinya kebutuhan pangan bagi rumah tangga, tercermin dari ketersediaan pangan yang cukup, aman, bergizi, merata, dan terjangkau.

Program Swasembada Pangan Tahun 2025 merupakan target nasional untuk mencapai kemandirian total dalam komoditas pangan utama (termasuk jagung). Desa Orika berkontribusi besar dalam misi ini, memastikan stok pangan daerah terpenuhi tanpa harus bergantung pada pasokan dari luar.



🌽 Jagung: Aset Ganda Penyelamat Ekonomi Lokal

Jagung (Zea mays) memiliki posisi sentral dalam menjaga ketahanan pangan karena:

Pangan Fungsional: Jagung adalah sumber karbohidrat kedua setelah padi. Selain itu, sebagai bahan makanan, jagung kaya serat dan dapat diolah menjadi berbagai produk bernilai ekonomi tinggi.

  1. Jaminan Pakan Ternak: Mayoritas jagung digunakan untuk pakan ternak. Panen Kuartal IV di Orika ini secara langsung menstabilkan pasokan pakan, yang berdampak positif pada harga daging dan telur.
  2. Investasi Cepat: Siklus tanam-panen yang pendek memungkinkan petani segera mendapatkan hasil, mempercepat perputaran uang di tingkat desa.


✅ Panen yang Memberi Harapan: Manfaat Langsung Bagi Masyarakat

Keberhasilan panen raya di Desa Orika ini diterjemahkan menjadi manfaat yang dirasakan langsung oleh warga:

  • Keseimbangan Harga Lokal : Pasokan jagung yang melimpah dari hasil panen Kuartal IV ini membantu menjaga stabilitas harga pangan di pasar lokal.
  • Pendapatan Keluarga Meningkat : Panen raya memberikan hasil jual yang signifikan, yang secara langsung menambah daya beli dan meningkatkan kesejahteraan petani.
  • Pemberdayaan Perempuan (PKK) : Keterlibatan PKK Desa Orika memastikan hasil panen tidak hanya dijual mentah, tetapi juga diolah menjadi produk turunan, menciptakan nilai tambah dan peluang usaha rumahan baru.
  • Rasa Aman dan Komitmen : Kehadiran TNI dan POLRI dalam pendampingan (hingga saat panen) memberikan rasa aman dan menunjukkan bahwa pemerintah berkomitmen penuh terhadap kesejahteraan petani.


Melalui Panen Raya Jagung Kuartal IV ini, Desa Orika tidak hanya memenuhi target swasembada, tetapi juga mengukuhkan diri sebagai desa mandiri pangan yang menjadi contoh bagi wilayah lain di Kabupaten Asahan.

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama