🍽️ Kreasi Rasa Lokal, Gizi Maksimal: Kecamatan Pulau Rakyat Ikuti Lomba Cipta Menu B2SA Kabupaten Asahan Gali Potensi Pangan Nusantara!


Asahan, 16 Desember 2025
– Aroma harum masakan khas pedesaan menyeruak di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Asahan. Di sana, para pahlawan dapur dari berbagai kecamatan berkumpul bukan sekadar untuk memasak, melainkan untuk membuktikan bahwa bahan pangan lokal bisa disulap menjadi hidangan kelas dunia dalam ajang Lomba Cipta Menu B2SA.

Kehadiran PLT. Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kadis Ketahanan Pangan, Ketua TP PKK se-Kabupaten Asahan beserta jajaran, Sekretaris Camat Pulau Rakyat bersama TP PKK Kecamatan Pulau Rakyat menjadi bukti bahwa urusan piring makan keluarga adalah prioritas utama pemerintah dalam membangun generasi yang sehat dan tangguh.



🥗 Mengenal Lebih Dekat Apa Itu B2SA?

Mungkin kita sering mendengar istilah makan kenyang, tapi apakah sudah B2SA? Lomba ini berfokus pada empat pilar utama:

  1. Beragam: Tidak hanya bergantung pada satu jenis karbohidrat (seperti nasi), tapi memanfaatkan umbi-umbian, jagung, atau sagu.

  2. Bergizi: Mengandung unsur karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral dalam porsi yang pas.

  3. Seimbang: Sesuai dengan kebutuhan tubuh berdasarkan umur dan aktivitas fisik.

  4. Aman: Bebas dari bahan berbahaya (pengawet/pewarna kimia) dan diolah secara higienis.

Lomba ini menantang kreativitas peserta untuk menyusun menu sarapan, makan siang, dan makan malam yang menarik secara visual namun tetap terjangkau secara ekonomi.



✨ Inovasi dari Alam: Mengubah Pangan Lokal Menjadi Prestasi

Tuhan Yang Maha Esa telah menganugerahi Kabupaten Asahan dengan kekayaan alam yang melimpah. Melalui lomba ini, bahan-bahan yang sering dianggap sederhana—seperti ubi kayu, talas, hingga sayuran pekarangan—berhasil diolah secara inovatif menjadi menu yang lezat dan berestetika tinggi.

Partisipasi aktif dari TP PKK dan berbagai OPD menunjukkan sinergi yang kuat untuk mengampanyekan bahwa hidup sehat tidak harus mahal, melainkan cukup dengan memanfaatkan apa yang ada di sekitar kita.


📈 Manfaat Besar Lomba B2SA bagi Masyarakat

Lomba ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan memiliki dampak jangka panjang bagi warga Asahan:

  • Edukasi Gizi Keluarga: Masyarakat belajar cara menyusun porsi "Isi Piringku" yang benar untuk mencegah stunting dan penyakit tidak menular.

  • Kemandirian Pangan: Dengan mencintai pangan lokal, kita mengurangi ketergantungan pada produk impor, sehingga ekonomi petani lokal ikut terangkat.

  • Inovasi Peluang Usaha: Menu-menu baru yang tercipta dalam lomba ini bisa menjadi inspirasi bagi ibu-ibu untuk membuka usaha kuliner sehat di desa masing-masing.

  • Generasi Cerdas: Konsumsi pangan yang seimbang dan aman adalah kunci utama untuk melahirkan generasi muda Asahan yang cerdas, berdaya saing, dan unggul.

Melalui Lomba Cipta Menu B2SA ini, mari kita ubah gaya hidup dimulai dari dapur sendiri. Jadikan pangan lokal sebagai primadona di meja makan kita!

Berikut Cuplikan Kegiatan Lomba Cipta Menu B2SA:





Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama